Kelurahan Serua bertekad mempertahankan pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan di pertama pada 2018, seperti yang dilakukan pada 2017 di mana perolehan PBB mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan.
Hal ini diungkapkan Lurah Serua Dede Hidayat di kantor kelurahan setempat, Selasa (23/01).
“Kami bertekad mempertahankan perolehan PBB seperti di 2017 berada di posisi atas dari 63 kelurahan se-Depok,” kata Dede.
Untuk mempertahankan posisi ini, lanjut dia, tidak mudah, tetapi dibutuhkan kerjasama semua elemen masyarakat di wilayah kerjanya, dari para wajib pajak itu sendiri, pengurus RT, RW, LPM hingga tokoh masyarakat ikut terlibat di dalam menyosialisasikan pembayaran pajak.
“Tanpa adanya kerjasama, keberhasilan pendapatan PBB di kelurahan ini tidak mungkin bisa mencapai 100 persen,” tandasnya.
Untuk itu, ia mengajak semua elemen yang ada ikut membantu dalam sosialisasi PBB, serta membayar pajak tepat waktu, sehingga target PBB yang ditentukan dinas terkait di Pemkot Depok bisa terwujud.
Selain itu, sambung dia, perlu diketahui bahwa realisasi pembangunan fisik dan non fisik yang dilakukan Pemkot Depok sumbernya dari pajak pendapatan yang dibayarkan masyarakat wajib pajak.
“Jadi pajak yang Anda bayarkan dikembalikan lagi oleh Pemkot Depok dalam bentuk pembangunan,” tandasnya.
Dede menjelaskan, pada tahun ini Kelurahan Serua mendapat target PBB sebesar Rp1.082.597.759, dengan jumlah SPPT sebanyak 8.273 objek pajak, dengan luas tanah sekitar 1.840.551 meter persegi, dan luas bangunan 378.995 meter persegi. Dengan pendapatan PBB yang diperoleh, Kelurahan Serua berada di rangking teratas.
Atas prestasi tersebut dirinya mengapresasi, masyarakat yang telah melaksanakan kewajibannya membayar PBB.
Kesuksesan yang diraih Kelurahan Serua dalam peroleahan PBB, tak lepas dari peranan kolektor. Di antara Kurdi, mantan RT yang kini sebagai sukarelawan melaksanakan penagihan PBB dari pintu ke pintu.
Lewat perjuangan inilah akhirnya PBB yang ditargetkan Rp1 miliar lebih dari dinas terkait di Pemkot Depok bisa terealisasi pada 2017.
“Kami bekerja tidak sendiri, tapi bersama-sama staf lainnya, memberikan penyadaraan kepada masyarakat untuk membayar PBB tepat waktu, dan hasilnya cukup memuaskan, Kelurahan Suara berada di posisi atas dalam raihan PBB,” tandasnya.

Komentar
Posting Komentar