Polres Depok Siap Kawal Pilgub


Meski masih sekitar 5 bulan lagi penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Jawa Barat, tepatnya 27 Juni  2018, namun Polres Depok sudah melakukan berbagai persiapan dari kunjungai ke KPU, hingga mempetakan titik rawan agar Pilgub berjalan aman dan lancar.
“Langkah yang sudah dilakukan melakukan kunjungan ke KPU, disamping itu juga dari intern Polres sudah siap untuk mengawal Pilkada (Pilgub) titik rawan sudah dipetakan,” kata Wakapolres Depok AKBP Arif Budiman terkait Pilgub Jabar, disela-sela silaturahmi ke Pondok Pesantren Daarul Shafa di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kamis (18/01).   
“Jadi, kami siap mengamankan Pilgub dan tempat-tempat rawan sudah dipetakan,” terangnya.
Ketika ditanya jumlah personil yang diturunkan, Wakapolres mengemukakan, dalam pelaksanaan Pilgub nanti, Polres Depok menurunkan 1028 personi, dengan rincian 800 lebih dari anggota Polres, selebihnya adalah petugas yang di BKO dari Brimob dan batalyon.
Dirinya juga berharap di Pilgub nanti, siapa yang menang dan kalah semuanya aman dan tentram. “Kita berharap pimpinan yang sudah terpilih itulah yang terbaik, kita sama-sama mendukung program beliau, kemudian wilayah Kota Depok aman, dan khususnya Jawa Barat pun aman,” ujarnya.
Sementara dalan silaturahmi, AKBP Arif Budiman yang didampingi Kapolsek Sawangan, Waka Polsek Sawangan dan jajarannya serta tim jaguar, mengakui bahwa silaturahmi dengan ustaz Lancip dan keluarga Pondok Pesantren Daarul Shafa dan keluarga besar pesantren ini terjalin ukhuwah islamiyah. “Kita berharap masyarakat di sekitar sini juga sudah banyak bergabung di pengajian sini dan otomatis akan mengurangi tingkat kriminalitas. Jadi, perbuatan positif yang sudah dilakaukan akan menambah keamanan dan ketentraman di wilayah Depok khususnya,” tuturnya.
Selain itu, dengan dengan kunjungaannya ke ponpes tersebut, ia berharap bisa dekat lagi dengan ustaz, dan keluarga besarnya di sini. “Kalo ada waktu dekat kita ngaji bersama dalam peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Komentar