Gadget merupakan salah satu produk yang lahir dari perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi. Perangkat ini memang memudahkan
manusia dalam hal berinteraksi dan berkomunikasi. Jarak dan waktu seolah
menjadi tanpa batas.
Namun
ternyata, keberadaan ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi memiliki
manfaat yang sangat luar biasa. Namun, di sisi lain justru memberikan
keburukan bagi si pengguna.
Anak-anak
masa kini yang dikenal dengan zaman now memang begitu erat dengan
gadget dalam kesehariannya. Mereka menggunakan gadget untuk eksistensi
diri, pergaulan, dan gaya hidup. Seolah dalam setiap waktu tak bisa jauh
dari perangkat IT tersebut. Hal ini lah yang patut dikhawatirkan.
Pasalnya, pengunaan gadget yang berlebihan justru bisa menggangu
perkembangan anak.
Menyikapi
hal ini, anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Lahmudin, menyarankan agar
orangtua untuk membatasi anak menggunakan gadget. Dan tentunya melakukan
kontrol dan pendampingan kepada anak saat bermain gadget.
"Pengunaan
gadget kini seakan tak bisa lagi dihindarkan. Setiap hari kita melihat
anak-anak sudah menggunakan gadget. Nah, yang terpenting adalah
bagaimana orangtua membatasi," kata Lahmudin, Senin (22/01).
Dijelaskannya,
pemberian batas ini mencakup konten yang dilihat anak dan waktu
pengunaan. "Pengunaan gadget bagi anak harus diatur waktu tertentu yang
diizinkan dan konten tertentu yang dilarang. Ini penting sekali buat
keluarga," ucapnya.
Jika orangtua tidak mampu mengontrol dan mendampingi anak, lanjutnya, sebaiknya anak jangan diberikan gadget.
"Mendingan
jangan diberikan,karena berbaya bagi perkembangan anak kedepan. Kalau
sudah kecanduan main game di gadget sulit dihentikan, maka itu harus
dimulai kontrol dan pendampingan," ungkapnya.

Komentar
Posting Komentar