Coklit, KPU Depok Sambangi Pesohor



Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menggelar kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak, yang dimulai dari 20 Januari sampai 18 Februari 2018. 

Coklit ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) khususnya Kota Depok yang akan menggelar Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018.

Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati, menuturkan pihaknya bersama petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), didampingi PPK,  PPS tingkat kecamatan dan kelurahan, menyasar sejumlah artis yang terdata sebagai warga Depok dan memiliki hak pilih. Untuk di hari pertama, KPU Kota Depok menyambangi sejumlah tokoh masyarakat dan enam artis.

"Kita melakukan coklit serentak di beberapa wilayah di Kota Depok. Salah satunya dengan melakukan kunjungan ke kediaman enam artis. Hal ini adalah salah satu bagian dari sosialisasi Pilgub Jabar, lewat artis dan publik figur," tuturnya, usai melakukan coklit di kediaman Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri, Minggu (21/01). 

Ia menjelaskan, enam artis yang dilakukan coklit adalah artis penyanyi religi Hadad Alwi di Cinere, artis dan penyanyi lawas Titi Qadarsih di Sawangan, artis penyanyi Enno Lerian dan artis Meriam Bellina yang tinggal di Cimanggis, pesinetron sekaligus anggota DPR RI Lucky Hakim di Tapos, serta pelawak Udin Nganga alias Muhidin di Beji.

Titik mengatakan, pihaknya sengaja menyasar sejumlah artis dan tokoh masyarakat atau publik figur dalam coklit atau pencocokan dan penelitian serentak Pilgub Jabar 2018. Hal itu dilakukan sebagai bagian untuk mensosialisasikan Pilgub Jabar 2018, ditengah kekhawatiran KPU Depok akan rendahnya partisipasi pemilih.

"Dari data yang kami miliki, tercatat ada 1,3 juta pemilih warga Depok yang telah terdaftar di DP4 Pilgub Jabar 2018. Mereka juga telah memiliki e-KTP. Untuk yang belum memiliki KTP elektronik, sekitar 100 Ribu orang. Dengan mencoklit artis dan tokoh ini diharapkan membantu kami juga menyosialisasikan Pilgub Jabar, agar tingkat partisipasi warga Depok tidak rendah seperti yang dikhawatirkan," papar Titik.

Sementara itu, Ketua KPU Profinsi Jawa Barat, Yayat Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh dan artis yang bersedia dicoklit data pemilih. Ia berharap kesempatan tersebut bisa menular ke pihak lain, terutama kelompok menengah ke atas.

“Karena betapa sulitnya kami menyentuh kalangan atas untuk mendata pemilih. Hal lain yang paling menyulitkan akses masyarakat menengah ke atas. Berharap virus baik dapat ditularkan artis dan tokoh nasional ini," tandas Yayat.

Komentar