Anggota Kodim Depok Dilarang Selfie Bareng Calon



Anggota Tentara Nasional Indonesia yang bertugas di Kodim 0508 Kota Depok dilarang berfoto selfie dengan para bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilgub 2018. 

Komandan Kodim 0508/Depok Letnan Kolonel (Inf) Iskandarmanto mengatakan pihaknya telah melarang anggota Kodim 0508 Depok berfoto bersama calon di pemilihan kepala daerah di Jawa Barat.

"Kami ingatkan anggota TNI yang bertugas diinstruksikan untuk tidak foto selfie dengan bakal calon jika ada laporkan kepada kami, akan kita tindak anggota tersebut," katanya.

Hal itu sebagai langkah menjaga dan menjamin sikap anggota Kodim 0508 Kota Depok untuk tetap bersikap netralitas dalam pelaksanaan Pilgub Jawa Barat 2018 yang akan dilaksanakan pada Juni 2018 mendatang.

"Langkah ini kami ambil untuk menjamin netralitas TNI dalam Pilkada Jawa Barat. Kalau ada anggota yang melanggar akan ditindak tegas," katanya.

Dia mengatakan arahan ini sesuai dengan perintah dari atasan pada semua jajaran TNI hingga satuan bawah setingkat Kodim.

Langkah selanjutnya adalah TNI akan melakukan pembinaan netralitas TNI. Dalam kaitan itu, anggota TNI dilarang berfoto bersama calon di Pilkada Jawa Barat.

Iskandar menambahkan Kodim 0508/Depok telah melaksanakan apel gelar perlengkapan, baik materiil maupun personil, dalam pengamanan pemilihan gubernur Jawa Barat maupun pemilihan bupati Bogor. Apel dilakukan di halaman Markas Kodim 0508/Depok pada Jumat, 19 Januari 2018.

Di pengamanan Pilkada 2018, kata Iskandar, pihaknya menurunkan sebanyak 650 personel dari berbagai kesatuan dan unsur.

Mereka terdiri dari pasukan Kodim 0508/Depok sebanyak 240 personil, Batalyon Infanteri (Yonif) 201 sebanyak 100 personil, Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 10 sebanyak 100 personil, dan dari Kodim Jakarta Selatan 100 personil, Kodim Jakarta Timur sebanyak 100 personil. Sementara perkuatan berasal dari Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Depok.

Sementara kendaraan untuk mendukung mobilitas Babinsa, serta kendaraan patroli di masing-masing Koramil dan Polisi Militer. Semua perlengkapan itu disebutnya dalam kondisi baik.

Iskandar menjelaskan pihaknya akan membangun sejumlah sub-pos di masing-masing Koramil. Sedangkan pos utamanya berada di Kodim. Sub-pos itu akan digelar di seluruh wilayah Depok dan sebagian di wilayah Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

"Di tiap titik lokasi kami akan tempatkan sebanyak 20 personil anggota kita," katanya.

Diharapkan dengan adanya gelar pasukan pengamanan Pemilihan Gubernur Jawa Barat ini anggota Kodim selalu siap dan standby dalam pengamanan Pemilihan Gubernur Jawa Barat sehingga Kota Depok akan tetap aman nyaman dan kondusif.

Komentar