Taman Bosaba Wujud Konkret KLA



KIMDEPOK - Meski sepi pengunjung, namun keberadaan Taman Bosaba (Bojongsari Baru) di areal kantor Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari terawat.
Perawatan ini dilakukan aparatur kelurahan setempat lantaran keberadaan taman bosaba tersebut juga bagian dari keindahan kantor kelurahan. Jika taman tersebut tak dirawat, maka wajah kelurahan pun akan menjadi kusam.
“Dalam seminggu dua kali kami selalu melakukan perawatan taman Bosaba ini, sehingga terliat rapi dan indah,” kata Widi Handayani selaku Lurah Bojongsari Baru, kepada Metro Depok, kemarin.
Taman Bosaba yang dilengkapi berbagai permainan anak dan tanaman daun pucuk merah ini dibangun Pemkot Depok pada 2015  di lahan seluas sekitar 100 meter. Tujuan pembangunan taman tersebut menjadikan kawasan kelurahan tersebut indan dan nyaman.
Tidak hanya itu, bagi warga yang berkunjung membawa anak-anak mereka untuk mengurus keperluaan di kantor kelurahan tersebut diperbolehkan menggunakan sarana dan prasarana bermain, sehingga saat orang tua mereka sedang menunggu pelayanan anak-anak tidak rewel.
“Di taman Bosaba ini tidak hanya dilengkapi tempat permainan anak-anak, termasuk juga sawung. Bagi anak-anak yang ingin bermain dipersilahkan, karena taman ini milik masyarakat umum,” ujarnya Widi.
Namun, ditambahkannya, saat anak-anak bermain harus diawasi sehingga mereka tidak merusak tanaman, ataupun membuang sampah sembarangan. Hal ini dimaksudkan agar kondisi taman tetap terjaga keasriannya.
Keberadaan taman bosaba yang didirikan pemerintah ini, ditambahkaknya, merupakan salah satu wujud nyata program Kota Layak Anak (KLA), di mana anak-anak di wilayah sekitar kelurahan bisa memanfaatkan taman ini untuk  bermain dengan leluasa dan berekspresi.
“Kedepannya, taman yang ada di Bosaba ini akan dipercantik lagi dengan berbagai jenis tanaman hias, sehingga keberadaan taman ini lebih semarak dengan berbagai jenis tanaman,” pungkasnya.

Komentar