KIMDEPOK - Kebutuhan sarana dan prasarana pendukung berupa
bangunan gedung sekolah masih dibutuhkan, lantaran masih ada SMA Negeri di
Depok belum memiliki gedung sekolah.
Meski pengelolaan SMA Negeri per 1 Januari 2017
diambil alih Provinsi Jawa Barat, namun pihak sekolah maupun siswa berharap
pemerintahan Kota Depok memfasilitasi terbangunnya gedung sekolah tersebut.
“Siswa SMAN 11 sangat berharap pemerintah
membangun gedung sekolah, sehingga
belajar menjadi nyaman,” kata siswa Zidan siswa kelas 12 SMAN 11 di kawasan
Kecamatan Beji, kemarin usai dialog dengan Wakil Walikota Depok Pradi
Supriatna, kemarin.
Saat ini, diungkapkannya, kegiatan belajar dan
mengajar saat masih menumpang di SDN Kemirimuka 02 dan 03 sehingga saat belajar
kurang nyaman. Melalui dialog ini diharapkan pemerintah bisa mewujudkan
keinginannya membangun gedung sekolah tersebut.
Permintaan siswa tersebut sangat wajar, mengingat
keberadaan gedung sekolah sangat penting untuk kegiatan belajar dan mengajar.
Dengan fasilitas pendukung tersebut siswa tidak hanya dapat menyerap pelajaran,
tetapi bisa pula meraih prestasi.
Pradi Supriatna yang mendengar langsung ucapan warga,
menyatakan bahwa pembangunan gedung dilakukan secara bertahap oleh pemerintah,
(pusat maupun daerah). “Intinya pemerintah siap memfasilitas pembangunan SMA
Negeri,” ujarnya.
Siswa lainnya juga mengakui bahwa Wakil Walikota Pradi
Supriatna sudah dikenal dikalangan pelajar SMA karena sosoknya yang familier. “Saya kenal Pak Wakil Walikota namanya Pradi
Supriatna. Ini orangnya kan,” ucap siswa lainnya sambil senyum kepada Wakil Walikota.
Dengan dialog interaktif antara Wakil Walikota Depok
Pradi Supriatna secara mendadak dengan
siswa SMAN 11 pemerintah mengetahui keinginan para pelajar sekolah tersebut
agar pemerintah darah merealisasikan
sarana dan prasarana pendukung berupa gedung sekolah.
Komentar
Posting Komentar