KIMDEPOK - Keberadaan SDN Curug 01 di Jalan Raya Curug, Kelurahan
Curug, Kecamatan Bojongsari memungkinkan untuk penambahan ruang kelas yang
dibangun secara horisontal.
Pasalnya, di sekolah tersebut masih terdapat lahan di
bagian belakang ruang kelas yang belum dimanfaatkan untuk pembangunan dengan luas mencapai 710 meter persegi.
Sekolah yang memiliki lahan 1.710 meter persegi baru dimanfaatkan 1.000 meter persegi. Tanah
sekolah tersebut merupakan peninggalan Kabupaten Bogor, sedangkan 50 meter
persegi merupakan lahan fasos dan fasum dari pengembangan PT Graha.
“Ya, dibagian belakang gedung sekolah ini masih
tersedia lahan 710 meter persegi yang belum dimanfaatkan,” ujar Hari Sofyan
selaku tenaga kependidikan di sekolah tersebut, kemarin.
Namun keberadaan lahan tersebut, lanjut dia, belum
digunakan. Padahal, jika Pemerintah Kota Depok memberikan anggaran untuk
pembangunan ruang kelas baru (RKB), lahan kosong tersebut bisa digunakan untuk
membangun lima RKB.
Tetapi, sejak sekolah tersebut yang dulunya bernama SD
Inpres difungsikan pada saat Depok bergabung dengan Kabupaten Bogor, hingga
sekarang ini lahan tersebut belum dibangun sarana dan prasarana untuk RKB,
kecuali untuk budidaya tanaman hias yang dikelola oleh warga sekitar.
Keinginan dari pihak sekolah tersebut, SDN Curug 01
yang sekarang ini masih kekurangan RKB oleh pemerintah didirikan bangunan ruang
kelas atau untuk laboratorium sehingga memiliki manfaat besar bagi kemajuan
pendidikan di sekolah tersebut.
“Kalo saja lahan yang belum dimanfaatkan untuk RKB
didirikan bangunan ruang kelas maka kegiatan belajar dan mengajar dilakukan
pagi semuanya,” imbuhnya.
Dirinya berharap kepada dinas terkait di Pemkot Depok
memberikan anggaran pembangunan untuk pembangunan RKB sehingga tidak ada lagi
lahan kosong yang tidak dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan. “Tanah SDN
Curug 01 ini sertifikat peninggalan Kabupaten Bogor,” terangnya.
Sementara itu, Daud Sulaeman selaku guru setempat
ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa usulan pembangunan RKB sudah disampaikan
pihak sekolah ke Dinas Pendidikan Kota Depok. Usulan pembangunannya tidak hanya
ruang kelas, termasuk sarana dan prasarna pendukung lainnya untuk kegiatan
pendidikan di SDN Curug 01, seperti meja dan kursi, WC siswa, termasuk ruangan
laboratorium.
Namun, ditambahkannya, yang mendesak untuk dibangun
terlebih dahulu adalah ruang kelas, karena kondisi ruang kelas yang ada saat
ini banyak mengalami kerusakan sehingga membuat kegiatan belajar dan mengajar
kurang nyaman.
“Tembok ruang kelas di sekolah ini banyak mengalami
keretakan. Kemudian beberapa tajun lalu, bagian plafon mengalami kerusakan
akibat diterjang angin puting beliung,” terangnya.
Dirinya berharap pembangunan RKB di SDN Curug 01
dianggarkan pemerintah setempat sehingga
bangunan ruang kelas secara konkret bisa diwujudkan.
Komentar
Posting Komentar