Pradi Kritik Pekerjaan Pengecoran Stadion Merpati






KIMDEPOK - Pembangunan tribun timur  Stadion Merpati, Kelurahan Depok, Kecamatan Beji menuai kritik Wakil Walikota Pradi Supriatna. Pasalnya, pengecoran beton dinilai tak rata. Hal ini dampak dari pemasangan bekisting untuk pengecoran tidak rata. 

“Hasil cor beton pondasi ini kurang bagus. Ini kemungkinan akibat bekistingnya yang tidak pas, sehingga cor beton harus dipoles lagi,” kata Pradi saat meninjau bangunan tribun timur Stadion Merpati, kemarin.

Seharusnya, lanjut dia, pemasangan bekistingnya bagian dasarnya halus, sehingga hasil cetakan betonnya lebih baik. “Saya ini juga dulunya tukang. Jadi, tahu bangunan,” ujar Pradi sambil mengusap dan mengeker cor beton.

Atas pengecoran pondasi tersebut, dia meminta kepada pekerja untuk memperlihatkan bestek (besaran teknis) pembangunan tribun timur Stadion Merpati tersebut, namun pekerja tidak bisa memperlihatkan lantaran mandor dan pelaksana belum datang ke lokasi pembangunan tersebut.

“Saya hanya pekerja pak. Jadi enggak tahu besteknya, karena yang tahu mandor sedangkan orangnya belum datang,” ujar pekerja yang tidak bersedia disebut namanya.

Namun, orang nomor dua di jajaran Pemkot Depok mengingatkan kepada pemborong untuk melaksanakan pembangunan sesuai bestek yang ada sehingga pembangunannya tidak melenceng. “Pembangunan ini harus sesuai dengan bestek ya,” imbuhnya sambil mempertanyakan ukuran besi cor ulir untuk tribun tersebut.

Dibagian lain dia mengatakan, bahwa pembangunan tribun timur Stadion Merpati yang dilakukan Pemkot Depok tujuannya memberikan kenyamanan bagi para penonton, sehingga keberadaan sarana dan prasarana stadion ini menjadi lebih bagus.

Kedepannya, lanjut dia, sarana dan prasarana lainnya akan dibangun , termasuk tanah lapangaan stadion yang terlihat masih bergelombang akan dibenahi sehingga keberedaan Stadion Merpati yang merupakan kebanggaan bagi masyarakat Depok bisa jauh lebih baik.

Komentar