KIMDEPOK - Warga di Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos
menyelenggarakan kegiatan santunan bagi para yatim dan lansia. Kegiatan
tersebut diselenggarakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober.
Aksi sosial tersebut dirangkai dengan pengajian yang
dibacakan oleh jamaah dari masing-masing lingkungan setempat. Hadir dalam acara
tersebut Muhammad Imron selaku Lurah setempat, pengurus RT, RW, LPM, tokoh
agama dan masyarakat di lingkungan setempat.
“Melalui pengajian ini kami
ingin mengedepankan sisi
religius dari warga,
terutama para generasi muda sehingga ketaqwaannya semakin meningkat,” kata Imron,
kepada awak media, kemarin.
Dengan kegiatan
itu, ditambahkannya, para pemuda dan warga di wilayah ini juga dapat mendoakan para pemuda yang telah terlebih
dahulu gugur di medan peperangan, dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di
Kelurahan Tapos, dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi yang berbeda, yaitu RW 07, 13, dan 18. Kegiatan ini
sebagi bukti rasa kecintaan terhadap
perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan.
Untuk itu, Imron
mengajak para
pemuda untuk kembali menghayati sejarah perjuangan bangsa dalam merebut
kemerdekaan.
“Semangat para pemuda yang penuh
keikhlasan dan tanpa pamrih untuk meraih kemerdekaan, perlu kita teladani.
Selain itu, hal tersebut juga dapat kita terapkan dalam mengisi pembangunan
bangsa ini menuju arah yang lebih baik lagi,” katanya.
Lebih lanjut, selain menggelar
pengajian, pihaknya beserta warga setempat, juga mengadakan kegiatan santunan.
Dalam kegiatan tersebut, santunan tidak hanya diberikan bagi anak yatim dan
piatu, namun juga bagi para lansia yang pra-sejahtera.
“Kegiatan ini dibuat tidak hanya untuk
meningkatkan nilai keimanan warga. Namun, melalui santunan ini tentunya juga
dapat melatih rasa kepedulian para pemuda terhadap tetangga dilingkungannya
yang kurang mampu,” pungkasnya.
Komentar
Posting Komentar