KIMDEPOK - Angin puting beliung memporak porandakan rumah warga
di wilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari. Sedikitnya 10 bangunan rumah
mengalami kerusakan akibat diterjang angin.
Dalam peristiwa itu seorang bocah usia dua tahun
terkena serpihan bangunan, namun tidak mengalami luka, dan puluhan pohon
tumbang.
Informasi yang diperoleh menyebutkan,
angin kencang dengan kecepatan tinggi terjadi sekitar pukul 17.30, Minggu
(29/10) hembusan angin itu terjadi dua
kali.
“Angin puting beliung ini berhembus dua kali. Pertama
pukul 17.20, kemudian pukul 17. 30 yang langsung menghancurkan rumah saya,”
kata Darwin (50 tahun), warga di
lingkungan RT 03/ RW 06 yang rumahnya berantakan diterjang angin puting beliung, kemarin.
Rumah yang mengalami kerusakan, dijelaskannya, di
bagian atap mengalami kerusakan berat karena asbesnya terbang dan dinding samping rumah mengalami retak
sekitar 30 centimeter, sepanjang tiga meter.
Saat kejadian putting beliung, diungkapkannya, ia
hanya sendiri berada di rumah, tiba-tiba angin berhembus kencang hingga
membongkar atap bangunan rumahnya, sedangkan istrinya berada di luar untuk
membeli makanan. “Jadi, saat kejadian saya hanya sendiri di dalam rumah, dan
atap bangunan berterbangan di luar,” ujarnya.
Kerusakan rumahnya ditaksir menelan biaya jutaan rupiah, meliputi 10 lembar asbes
berterbangan hingga pecah berantakan, plafon, serta dinding bangunan rumahnya
mengalami keretakan.
Sementara itu, Ketong (60 tahun), warga di lingkungan
RT 03/ RW 08 rumah bagian atapnya mengalami hal yang sama hancur berantakan.
“Atap bangunan rumah saya dari asbes tersapu angin sebanyak 10 lembar, termasuk
juga puluhan genting ikut pecah,” katanya.
Dalam peristiwa ia mengaku, cucu laki-laki yang berada
di rumah terkena serpihan genting dan asbes, namun tidak mengalami luka. “Cucu
saya sewaktu kejadian ada di dalam rumah, dan saat asbes dan genteng jatuh
serpihannya mengenai cucu saya, tapi Alhamdullilah tidak luka,” katanya.
Dirinya berharap Pemkot Depok memberikan bantuan
kepada korban puting beliung sehingga atap bangunan yang mengalami kerusakan
bisa segera diperbaiki. “Mudah-mudahan saya sebagai korban ada bantuan berupa
uang untuk membeli bahan material,” pintanya.
Sebelumnya, Ketua LPM Kelurahan Curug Wardana mengakui
korban angin puting beliung yang terjadi Minggu (29/10) terdapat sekitar 10
rumah warga yang rumahnya mengalami kerusakan. “Rata-rata atap bangunan rumah
dari asbes terlempar diterjang angin. Untuk korban tidak ada,” ucapnya.
Komentar
Posting Komentar