KIMDEPOK - Baznas Kota Depok menargetkan mampu mengumpulkan zakat fitrah di tahun 2017 ini sebanyak Rp 1 Miliar. Hal ini berdasarkan perhitungan dari pendapatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga Depok hingga akhir Ramadhan 1438 Hijriah.
Ketua Baznas Kota Depok, Encep Hidayat mengungkapkan, bahwa target tersebut merupakan hasil rapat gabungan antara bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sekretaris Daerah (Setda), Kepala Bagian Sosial Pemerintah Kota Depok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok dan Kementerian Agama Kota Depok.
“Dalam hasil rapat tersebut ditentukan nilai zakat fitrah di bulan Ramadhan 2017, yakni sebesar Rp 27.500,” tuturnya.
Hingga saat ini, sambungnya, telah terkumpul kurang lebih sekitar Rp 200 Juta. Pengumpulan zakat fitrah ini sudah dilakukan semenjak tiga bulan yang lalu, terlebih kepada ASN di lingkungan Pemkot Depok. Ia menyebut dari jumlah ASN di Depok sebanyak 7000 orang berzakat masing-masing Rp 100 Ribu maka sudah terkumpul sebanyak Rp 700 Juta.
“ASN di Depok ini sudah termasuk golongan muzakki dikarenakan gajinya yang sudah mencukupi. Seharusnya bisa dikoordinasi untuk bisa membayar zakat melalui Baznas,” katanya.
ia mengungkapkan, sampi saat ini masih ada yang belum memahami tentang arti zakat secara sepenuhnya. Untuk itu, pihaknya tengah gencar memberikan pemahaman terkait zakat, infaq maupun sodaqoh.
“Pertama yang kita dorong adalah zakat, sebab zakat sama wajibnya dengan shalat,” ungkapnya.
Encep menjelaskan, dalam program zakat Baznas pihaknya juga menyasar para mustahiq yang terhubung dalam program pemerintah. Untuk penyaluran dana Baznas meliputi pemberian santunan kepada para mustahiq di Kota Depok, perbaikan 11 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan program kafe sepeda untuk warga kurang mampu di Depok
“Semuanya akan kembali kepada warga Depok, dari dan untuk masyarakat,” pungkasnya.

Komentar
Posting Komentar