KIMDEPOK - SDIT Taman Ilmu yang berada di Kelurahan Tanah Baru, Beji menampung sekitar tujuh siswa anak berkebutuhan khusus. Sebab, walaupun mereka mengalami kekurangan namun itu tidak menghalangi mereka dalam mengenyam pendidikan.
Manajemen SDIT Taman Ilmu Rahmat Fitrah mengungkapkan, pihaknya memang memberikan kebebasan kepada siswa berkebutuhan khusus untuk mengenyam pendidikan di SDIT Taman Ilmu. Keberadaan mereka pun tidak mempengaruhi KBM dan semuanya berjalan seperti biasa serta tidak ada gangguan.
"Alhamdulillah, siswa kami yang ABK bisa melanjutkan ke salah satu SMP negeri di Kota Depok dan prestasi yang luar biasa," tuturnya, Kamis (27/07).
Ia menjelaskan, dari data Ditjen Dikti menyebutkan bahwa di Indonesia terdapat 811 sekolah inklusi yang diperuntukkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus dengan jumlah total 15.144 siswa. Namun jumlah ini belum dapat menampung seluruh anak dengan kebutuhan khusus yang ada di Indonesia.
"Namun jumlah ini belum dapat menampung seluruh anak dengan kebutuhan khusus yang ada di Indonesia," ungkapnya.
Dirinya mengakui, bahwa terkadang ada siswa ABK bila marah sampai memecahkan barang. Namun, siswa lain yang normal tidak takut malah mereka membantu untuk memberikan support untuk belajar.
"Dalam memberikan pelajaran kepada mereka (ABK-red) kita bekerja sama dengan psikolog untuk membantu mereka. Dimana orang tua siswa dianjurkan untuk berkonsultasi dengan psikolog sehingga bisa mengetahui perkembangan anaknya," tutup Rahmat.

Komentar
Posting Komentar