KIMDEPOK - Meskipun bulan Ramadan sudah selesai pengurus Majelis Taklim Silaturohmi yang berlokasi di RW 01 Kampung Poncol, Kelurahan Tanah Baru, Beji, tetap mensyiarkan agama Islam dan melakukan santunan anak yatim serta kaum dhuafa.
Pimpinan Majelis Taklim Silaturohmi Mutasor Jidan mengatakan, pihaknya tetap mensyiarkan agama Islam dan pemberian santunan yang merupakan agenda tahunan yang dilakukan oleh Majelisnya.
"Selama bulan Ramadan ini kita pengurus Majelis Takllim Silaturohim memberikan santunan setiap minggu kepada anak yatim dan kaum dhuafa lainnya, Ramadan Usai kita tetap berikan santunan," katanya, Minggu (02/07).
Ia menjelaskan, kegiatan ini dalam upaya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan dan saling berbagi serta meningkatkan Ukhuwah Islamiah serta Iman takwa. Tujuan daripada kegiatan ini, selain meringankan beban para dhuafa dan anak yatim juga berbagi untuk sesama. Jidan juga menyebutkan, bantuan itu berasal dari dana sumbangan anggota majelis taklim, jamaah Idhul Fitri, donatur masyarakat dan pihak lainnya.
"Saat ini Majelis Taklim sudah memiliki anggota sebanyak sekitar puluhan orang yang terbagi ke dalam berbagai kelompok," katanya.
Ia menjelaskan didirikannya majelis taklim ini untuk menjaga kemaslahatan umat dan tujuan sosial masyarakat seperti menyalurkan infak, sedekah, zakat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Majelis taklim merupakan salah satu wadah pembinaan umat menuju masyakarat islam yang kaffah dan lembaga pendidikan diniyah non formal, dalam prakteknya majelis taklim merupakan tempat pengajaran atau pendidikan agama islman yang paling fleksibel dan tidak terikat oleh waktu.
"Majelis taklim kami ini bersifat terbuka terhadap segala usia, lapisan atau strata sosial," katanya.
Majelis taklim juga merupakan wahana interaksi dan komunikasi yang kuat antara masyarakat dengan para mualim dan antara sesama anggota jamaah majekis taklim tanpa di batasi oleh tempat dan waktu jadi dapat di katakan bahwa majelis taklim memiliki dua fungsi sekaligus, yaitu sebagai lembaga dakwah dan lembaga pendidikan non formal.
Majelis Taklim memiliki peran yang sangat besar dalam meningkatkan semangat ukhwah Islamiyah, dan diharapkan juga dapat memperkokoh ukhwah wathaniyah serta semangat pembangunan dengan serta semangat pembangunan dengan nilai-nilai kehormatan.
Dia menambahkan saat ini pihaknya sedang melakukan penggalangan dana untuk biaya pembangunan gedung yang diperkirakan dananya mencapai Rp 300 juta dan biaya peralatan pengajian yang masih kurang.
Pihaknya juga menerima bantuan dalam bentuk sembako, peralatan sekolah, peralatan pengajian seperti hadroh,lekar,sound sistem alqur'an terjemah dan barang lainnya, sumbangan juga bisa dlm bentuk zakat fitrah,zakat mall, infaq dan sodaqoh.

Komentar
Posting Komentar