Konflik Rohingya, Idris : PBB Harus Beri Sanksi Tegas



KIMDEPOK - Indonesia sebagai negara yang mayoritas masyarakatnya adalah umat muslim sejatinya bisa memberikan pembelaan terhadap muslim Rohingya yang kini sedang teraniaya, Hal tersebut di ungkapkan Walikota Depok Mohammad Idris usai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Depok Dalam Rangka Memperingati HUT ke-18 DPRD Kota Depok.

"Banyak hal, salah satunya adalah mendesak PBB untuk memberikan sanksi terhadap Myanmar," tuturnya.

Ia menjelaskan, desakan kepada PBB tersebut adalah agar diberikan sanksi berat terhadap Myanmar atas apa yang terjadi terhadap umat muslim di Rohingya. Selain itu, Pemerintah Indonesia juga harus meminta kepada Agresor Myanmar untuk segera menghentikan perlakukan biadab kepada warga Rohingya yang mayoritas muslim.

"Ini lantaran yang terjadi tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan kebebasan rakyat dari bentuk penjajahan," ungkapnya.

Idris juga meminta kepada seluruh masyarakat di Indonesia untuk melakukan doa bersama dan mengumpulkan bantuan untuk Rohingya. Ia menekankan bahwa ada satu hal lagi yang perlu menjadi kesepakatan bersama, yakni Indonesia menetang segala bentuk penjajahan. 

Semua komponen bangsa dan negara harus bahu membahu mendeklarasikan antiagresi, antikekerasan dan kekejian.

"Serta melawan penjajahan dengan segala bentuknya di jaman kemajuan informasi dan teknologi,” tutupnya. 

Komentar