KIMDEPOK - Agar diketahui serta dikenal masyarakat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok melakukan sosialisasi Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) Call Center 112. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Wisma Hijau, Mekarsari, Cimanggis, Rabu (30/08).
Kepala Diskominfo Kota Depok Sidik Mulyono mengungkapkan, keberadaan dari NTPD 112 ini adalah untuk ikut berpatisipasi dalam mewujudkan Kota Depok menjadi kota yang unggul, nyaman dan religius. Keberadaan NTPD sendiri adalah untuk mewujudkan kenyamanan masyarakat dari sisi menampung aspirasi.
"Karena itu, Diskominfo terus berupaya membangun sistem yang dapat mengakomodir semua keluhan dan masukan maupun juga laporan kondisi darurat," tuturnya usai acara.
Sidik menjelaskan, program tersebut adalah program turunan yang berasal dari Kementrian Komunikasi dan Informatika. Depok sendiri menjadi salah satu pilot projeck dari 10 kota lain. Sepuluh kota tersebut antara lain Kota Bogor, Kota Surakarta, dan Kota Mataram.
"Emergency call tersebut adalah panggilan bebas pulsa untuk panggilan darurat. Ketika dihubungi, masyarakat langsung terhubung dengan call taker 112 Diskominfo," ungkapnya.
Ia juga menegaskan, secara teknis laporan dari masyarakat tidak hanya melibatkan satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Misalkan bila ada laporan pohon tumbang, bukan hanya melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan saja. Tapi, bisa juga dengan Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan sebagainya.
“Karenanya kita harus bergandeng tangan. Tidak bisa mengandalkan satu OPD saja. Kita perlu dukungan stakeholder hingga tingkat kelurahan, untuk membantu sosialisasi kepada masyarakat,” tutupnya.

Komentar
Posting Komentar