KIMDEPOK - Untuk melestarikan bahasa Indonesia, sekelompok anak muda di Kota Depok mendirikan komunitas yang bernama Gerakan Remaja Peduli Bahasa (GRPB). Komunitas tersebut sudah berdiri sejak awal April 2017.
Ketua Umum GRPB Ahmad Radian mengungkapkan, awal terbentuknya komunitas tersebut adalah kesepahaman dan kesamaan visi misi dalam hal kepedulian dan cinta bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional. Apalagi bahasa gaul semakin merebak di kalangan remaja hingga membuat banyak muda-mudi yang tidak mengetahui bahasa Indonesia yang benar.
“Untuk itu perlu kembali disosialisasikan kepada mereka dan mengajak untuk kembali menggunakan bahasa Indonesia yang benar,” tuturnya.
Ia menjelaskan, komunitasnya menggunakan media sosial serta action langsung dalam menjalankan aktifitasnya. Untuk sosialisasi menggunakan media sosial, pihaknya menggunakan foto, video maupun hal lainnya agar terlihat menarik.
“Berbagai macam cara kita lakukan untuk menarik perhatian para remaja,” katanya.
Ahmad juga mengajak kepada semua masyarakat yang ingin bergabung. GRPB membuka kesempatan kepada siapa saja untuk bergabung pada komunitas tersebut. Dirinya juga berharap keberadaan komunitas tersebut bisa dirasakan dan membawa pengaruh positif.
“Mudah-mudahan kita bisa memberi perubahan yang positif bagi generasi muda di Indonesia. Khususnya untuk para remaja yang ada di Depok,” tutupnya.

Komentar
Posting Komentar