KIMDEPOK - Target 35 persen dari penduduk Kota Depok dalam mengakses kebutuhan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta pada 2020 bisa tercapai.
Hal itu dikatakan Walikota Depok Mohammad Idris pada saat menghadiri acara perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI yang diselenggarakam PDAM Tirta Asasta di Jalan Legong, Depok II Tengah, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, kemarin.Target tersebut akan tercapai, lanjutnya, karena didukung pendanaan dan kebijakan oleh Pemkot Depok.
“Diharapkan target 35 persen dari jumlah penduduk Kota Depok bisa menikmati air bersih,” terangnya.
Mengenai penyaluran sambungan air bersih, dikatakan lebih lanjut, bahwa peraturan untuk menggunakan sambungan air dari PDAM Tirta Asasta sudah dikeluarkan. Saat ini tinggal menunggu pemasangan pipa jaringannya.
“Mudah-mudahan target tahun ini (2017) yaitu 8 ribu pelanggan dapat tercapai,” jelasnya.
Selanjutkan diungkapkannya, bahwa langkah tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJP) 2005-2025 mengenai Indonesia target 100 persen akses aman terhadap air minum.
“Pemerintah berharap PDAM pada tahun 2020 sudah dapat bekerja mandiri,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Direktur Utama PDAM Tirta Asasta M. Abdul Holik mengatakan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target yang diharapkan Walikota Depok.Ia menambahkan dalam lokakarya rencana bisnis PDAM Tirta Asasta beberapa waktu yang lalu, telah disampaikan langkah PDAM dalam penggunaan dana dari pemerintah.
“Berdasarkan Perda Nomor 3 tahun 2016, penganggaran penambahan modal untuk PDAM dimulai sejak tahun lalu hingga tahun 2020. Anggarannya senilai Rp499 miliar lebih. Sedangkan PDAM membutuhkan penyertaan modal sebesar Rp 1,6 triliun,” ujarnya.
Kholik juga menambahkan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pemerintah guna memaksimalkan penyertaan modal tersebut. Selain itu, PDAM telah melakukan peningkatan produksi yakni pembangunan jaringan kedaerah Tapos dan Cilangkap, Pengasinan, Cipayung dan Citayam.
“Kami juga telah membuat inovasi pemasangan jaringan baru serta perluasan akses pembayaran yang bekerja sama dengan lima bank swasta,” pungkasnya.

Komentar
Posting Komentar