KIM DEPOK - Kurang lebih sekitar 115 instansi turut berkontibusi dalam aksi mematikan listrik pada kegiatan Earth Hour. Baik instansi pemerintah maupun swasta ikut andil dalam kegiatan yang rutin dilaksanakan di bulan Maret tersebut. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 20.30-21.30 malam, jadi momentum untuk melakukan penghematan energi dan diharapkan memberikan kontribusi positif bagi perbaikan iklim.
Walikota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan, pihaknya sudah mengirimkan surat edaran kepada instansi vertikal dan lemabaga terkait. Dalam kegiatan Earth Hour dengan cara mematikan lampu selama satu jam, pihak swasta pun ikut terlibat.
"Jika kita bersama-sama melakukan hal ini, maka akan memberikan perubahan yang besar bagi iklim, khususnya di Kota Depok,” tuturnya saat menghadiri kegiatan selebrasi Earth Hour di Taman Lembah Gurame, Kecamatan Pancoran Mas, Sabtu (25/03/2017).
Dirinya juga menjelaskan, melalui aksi padamkan lampu selama satu jam, pemerintah sedang berupaya mendorong dan memberikan motivasi kepada seluruh lembaga. Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama peduli terhadap krisis iklim yang saat ini sedang melanda Indonesia.
"Atas ulah manusia, iklim kita semakin memburuk. Untuk itu, kita harus melakukan suatu perubahan. Bukan hanya satu jam saja, melainkan kita juga bisa melakukan hal lain. Memilah sampah salah satunya," tutup Idris.

Komentar
Posting Komentar