KIM DEPOK - Usai melaksanakan UNBK, Siswa SMK Citra Negara sepakat tidak lakukan corat-coret. Dikarenakan aksi corat-coret bukan hal yang patut untuk dilakukan selepas UN.
Kepala Sekolah SMK Citra Negara, Budiono mengungkapkan, sebelum mengerjakan soal UNBK, pihak sekolah sudah menyodorkan surat pernyataan kepada para siswa kelas XII. Dalam surat pernyataan tersebut beberapa hal kegiatan yang dinilai merugikan siswa itu sendiri.
"Kami berikan surat pernyataan kepada siswa kelas XII untuk tidak melakukan aksi corat-coret seragam, rambut, pawai dan kegiatan lainnya," tuturnya, Kamis (06/04/17).
Bilamana nanti ada yang melanggar, lanjut Budiono, maka pihak sekolah akan memberikan sanksi kepada siswa tersebut, dimana sanksinya sesuai dengan isi dari surat kesepakatan yang dilengkapi dengan materai Rp 6000. Pihaknya juga tetap melakukan pemantauan di luar sekolah untuk mengantisipasi para siswa yang melakukan hal hal yang tidak dinginkan.
"Guru dibantu petugas keamanan sekolah melakukan pemeriksaan tas yang dibawa oleh siswa dan hasilnya tidak ada siswa yang membawa cat semprot," katanya.
Ketika disinggung mengenai kelulusan, Budiono yakin semua siswanya akan lulus dan meraih nilai terbaik. Hingga nantinya mereka bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Maupun memasuki dunia kerja di sejumlah perusahaan.
"Insha Allah, semua murid akan lulus dan mendapatkan nilai terbaik," tutupnya.

Komentar
Posting Komentar