KIM DEPOK - Bersama Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK), Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan Limo kembali melakukan sosialisasi Stop Kekerasan Pada Anak (SKPA). Untuk tahap awal, sosialisasi kali ini menyasar ke 10 SDN sedangkan untuk tahap berikutnya ada 13 SD swasta yang juga jadi perhatian dalam program sosialisasi SKPA.
Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Limo, Rusli mengungkapkan, kegiatan tersebut diintensifkan dengan tujuan untuk memberi pemahaman tentang sekolah ramah anak. Kedepannya dia berharap, para guru dapat mengerti dalam memberikan pemahaman kepada pelajar terkait program tersebut.
"Kami selalu mengatakan kepada guru untuk senantiasa memberikan pedoman terkait pencegahan kekerasan terhadap anak. Agar nantinya siswa dapat mengerti dan memahaminya," tuturnya, Selasa (05/03/17).
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengajak kepada seluruh guru SD se-Kecamatan Limo untuk senantiasa menerapkan serta mengaplikasikan pedoman SKPA dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.
"Sosialisasi ini turut melibatkan 115 guru berstatus ASN dan 155 guru non ASN," tambahnya.
"Sebab, kami menargetkan semua guru, baik mereka ASN maupun bukan untuk mengerti terhadap sekolah ramah anak," tutupnya.

Komentar
Posting Komentar