KIM DEPOK - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Depok secara umum berjalan lancar. Namun, saat berlangsungnya ujian tiba-tiba jaringan komputer terputus dan eror. Hal itu dialami salah satu siswi SMK Perjuangan jurusan Farmasi, Jasmine Artamevia Yani yang sempat panik menghadapinya.
"Saat sedang mengerjakan soal Bahasa Indonesia, tiba-tiba jaringan error dan berlangsung selama lima menit. Setelah laporan panitia baru kembali aktif. Untung, setelah hidup soal yang kita kerjakan tidak berubah," tuturnya usai mengikuti UNBk, Senin (03/04/17).
Ketka dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMK Perjuangan, Agustri Indah Purnami mengamini akan hal tersebut. Dirinya menilai bahwa terputusnya jaringan tersebut berasal dari pusat dan bukan dari sekolahnya. Terlebih lagi, lanjutnya, kondisi tersebut cepat ditangani dan setelah komputer aktif kembali siswa tidak perlu mengisi jawaban dari ulang.
"Kalau masalah jaringan yang sempat putus, itu bukan kendala. Sebab, bisa ditangan dan cepat terselesaikan. Saat simulasi, kita sudah pernah diajarkan bagaimana mengatasinya," paparnya.
Agustri mengungkapkan, dalam UNBK tahun ini diikuti sebanyak 44 siswa SMK Perjuangan dimana terbagi dalam dua sesi. Dalam satu ruangan di isi oleh 22 siswa dilengkapi dengan 30 unit laptop yang juga berfungsi sebagai komputer cadangan. Pihaknya berharap, selama UNBK semuanya berjalan lancar dan tidak ada kendala yang menghambat berlangsungnya UNBK tersebut.
"Mudah-mudahan semua berjalan tanpa ada adanya hambatan yang membuat berlangsung UNBK menjadi terhambat. Walaupun cuaca mendung jangan sampai terjadi hujan petir dan angin lagi. Sebab, bisa mengakibatkan listrik mati," harapnya.

Komentar
Posting Komentar