KIM DEPOK - Kurang lebih sekitar 147 siswa Sekolah Dasar di Lingkungan UPT Kecamatan Beji mengikuti perlombaan Pasanggiri yang di pusatkan di SDN Kemiri Muka I Beji Depok, Kamis (30/03/2017).
Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia Perlombaan Pasanggiri UPT TK-SD Kecamatan Beji, Engkoy Rokuyah mengungkapkan, di tahun 2017 ini telah terjadi jumlah peningkatan peserta yang ikut serta dalam lomba tersebut dibandingkan tahun lalu.
"Jumlah peserta di tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya sebab tahun lalu peserta kurang dari 100," tuturnya.
Ia menambahkan, jumlah peserta bertambah dibandingkan pada tahun 2016 lalu disebabkan karena pihak panitia sebelum perlombaan melakukan juklak dan jukni kepada guru Bahasa Sunda di wilayah Beji. Setiap sekolah bebas mengirimkan siswanya sesuai dengan bidang yang diperlombakan pada perlombaan pasanggiri ini.
"Di pasanggiri ini ada beberapa bidang yang diperlombakan seperti pupuh, dongeng, puisi, kawih dimana semuanya menggunakan bahasa sunda. Untuk kategori dongeng, panitia sudah mempersiapkan cerita yang akan didongengkan dihadapan dewan juri yang berkompeten di bidangnya," katanya.
Sementara di bidang penilaian, lanjut Engkoy, dilihat dari bidang yang diperlombakan. Dalam kesempatan tersebut, dirinya menjelaskan, perlombaan ini merupakan agenda tahunan dari kelompok guru bahasa sunda yang bertujuan memperkenalkan budaya seni sunda kepada siswa. Sehingga budaya sunda ini terus dilestarikan dari ancaman budaya barat.
"Kita ini kan berada di Jawa Barat tanah Pasundan yang semestinya kita lestarikan seni dan budaya Jawa Barat ini dengan menggelar lomba pasanggiri," tutupnya.

Komentar
Posting Komentar