KIM DEPOK - Hadapi ketatnya persaingan MEA, sangatlah penting untuk tingkatkan kapasitas serta kapabilitas aparatur negara. Karena di era saat ini, aparatur negara dituntut untuk dapat bersaing secara kompetitif. Hal ini untuk hadapi perkembangan yang dinamis juga sudah saatnya untuk tidak bermalas-malasan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Teknis Kepemimpinan, Hantor Situmorang saat dirinya membuka pendidikan dan pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan 56, di Guest House BPSDM Hukum dan HAM, Jum'at (24/03/2017). Dimana acara tersebut berlangsung di di Guest House BPSDM Hukum dan HAM yang berada di Jalan Raya Gandul, N0. 4, Cinere, Depok.
"Semakin berkembangnya zaman, tantangan akan perkembangan birokrasi pemerintahan akan semakin komplek kedepannya. Untuk itu, membutuhkan strategi pengembangan aparatur birokrasi yang profesional," tuturnya ketika dihubungi, Minggu (26/03/2017).
Hantor juga menjelaskan, pejabat struktural eselon III memainkan peranan yang menentukan dalam hal penanganan isu-isu nasional yang strategis. Terutama dari sisi isu yang memang memerlukan penanganan lintas kementrian, lembaga maupun wilayah. Untuk itu dia berharap, melalui diklat tersebut bisa terwujudnya kompetensi kepemimpinan visioner. Yakni kemampuan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis untuk menangani isu nasional strategis.
"Serta bisa memimpin peningkatan kinerja instansinya melalui penetapan visi atau arah kebijakan yang tepat," katanya.
Untuk diketahui, pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat III itu berlangsung selama 93 hari. Terdiri atas 28 hari pembelajaran klasikal dan 65 hari non klasikal, yang di ikuti sebanyak 30 peserta. Untuk metode diklat meliputi kuliah atau ceramah Tanya jawab, diskusi, seminar, evaluasi kepemimpinan, visitasi serta benchmarking.

Komentar
Posting Komentar