KIM DEPOK - Sebagai upaya dalam mengurangi dan mengatasi kemacetan di Depok adalah dengan proyek pembangunan jalan bawah tanah atau underpass di pintu perlintasan rel kereta api di Jalan Raya Dewi Sartika. Hal tersebut diungkapkan Walikota Depok Mohammad Idris usai memantau uji coba Sistem Satu Arah (SSA), Senin (31/07).
"Pembangunan underpass ini untuk mengatasi kemacetan dan kesemrawutan yang ada di Kota Depok," tuturnya kepada pewarta.
Ia menjelaskan, terkait rencana tersebut usulannya sudah di ajukan ke pemerintah pusat dan kini hanya tinggal menunggu persetujuan. Usulan yang diajukan hanya pembangunan underpass untuk menghindari pintu perlintasan kereta api. Usulan itu tidak termasuk rencana pembangunan Jalan Layang dari Jalan Margonda hingga Jalan Muchtar, Sawangan.
"Kita akan terus kejar usulan terkait rencana pembangunan tersebut. Sebab, antrean kendaraan akibat KRL yang bisa melintas hampir tiap 5 menit sekali sangat berpengaruh terutama saat jam sibuk," ungkapnya.
Ketika disinggung terkait SSA, Idris mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terkait kebijakan tersebut. Dirinya menilai masih banyak yang harus diperbaiki seperti pemasangan rambu lalu lintas di pertigaan Sengon dan penambahan menit lampu hijau di perlimaan Jalan Raya Nusantara.
"Masih banyak yang harus di perbaiki seperti waktu lampu hijau yang harus ditambah menjadi 18 hingga 20 menit," tutup orang nomor satu di Depok tersebut.

Komentar
Posting Komentar