ANRI Berikan Pelatihan Pengelolaan Arsip



KIM DEPOK - Bertujuan agar bisa mengelola arsip sendiri, Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) berikan perhatian lebih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Hal ini dibuktikan ANRI dengan berbagi ilmu kepada 60 orang peserta workshop kearsipan yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok, di Sasono Mulyo, Cilodong, Depok, Rabu (05/04/17).

Kepala Subdirektorat Daerah II B Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Gunawan memaparkan, Pemkot Depok harus berikan perhatian dalam pengelolaan arsip, khususnya arsip dinamis. Hal ini dikarenakan fungsi utama arsip dinamis adalah sebagai sebuah aset organisasi atau sumber informasi yang utama.

Ia juga menambahkan, arsip bisa dijadikan sebagai pusat ingatan, alat bantu  pengambilan keputusan, bukti eksistensi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan untuk kepentingan pihak di luar OPD yang bersangkutan.

“Untuk para pencipta arsip, haruslah melakukan pemeliharaan arsip sampai dilakukannya penyusutan arsip. Terlebih arsip dinamis, pasti masih diperlukan dalam berjalannya sebuah roda organisasi,” tuturnya.

Gunawan juga menginformasikan, pihaknya selalu  mendukung pengelolaan arsip dinamis yang efektif dan efisien. Karena itu, ia menyarankan pencipta arsip di OPD Pemkot Depok membuat 4 instrumen yaitu, membuat tata naskah dinas, klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip, dan sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip.

“Dalam pengelolaan arsip dinamis menjadi tanggung jawab pencipta arsip, tetapi tetap harus di bawah pembinaan dari Diskarpus Kota Depok,” katanya.

Dirinya berharap, dengan sudah diketahuinya pengetahuan mengenai pengelolaan arsip hari ini, para peserta bisa lebih rapi lagi dalam mengelola arsip yang ada di OPD masing-masing. Kemampuan ini juga bisa ditransfer kepada aparatur lainnya yang belum mendapat materi seputar pentingnya pengelolaan arsip dinamis sebagai sumber informasi.

Komentar