KIM DEPOK - Sebanyak 370 ton beras sejahtera (rastra) per bulannya di salurkan Badan Urusan Logistik (Bulog) ke Kota Depok. Rastra tersebut di peruntukkan kepada penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui E-Warung. Namun, dikarenakan ada lokasi E-Warong banyak yang sulit dijangkau, Bulog pun alami kesulitan.
Wakil Kepala Sub Divisi Regional Bulog Cianjur, Junaidi menjelaskan, Kota Depok sendiri mendapatkan jatah sebanyak 6000 ton rastra. Namun, penyalurannya dilakukan setiap bulan sebanyak 370 ton.
"Terkadang kami alami kesulitas dari sisi penyaluran sebab lokasi E-Warong sulit dijangkau," tuturnya.
Ia menjelaskan, kesulitan tersebut di akibatkan banyaknya E-Warong yang berada di dalam gang kecil. Karena dalam pendistribusian beras ke lokasi E-Warong sesuai alamat yang diberikan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok. Dirinya juga menambahkan bahwa pada era sebelumnya distribusi penyaluran beras rastra dilakukan di kelurahan.
Junaidi menyebut sistem penyaluran rastra terus diperbaiki agar semakin baik. Misalnya dari sisi pengemasan, dahulu memakai karung plastik anyaman kini sudah pakai plastik polos tembus pandang. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi perbuatan curang yang berdampak merugikan orang lain.
"Bukan hanya itu, kualitas beras yang disalurkan pun lebih baik dari sebelumnya. Untuk nilai subsidinya Rp 8.500 per kg untuk beras sedangkan untuk gula Rp 12.500 per kg," tutupnya.

Komentar
Posting Komentar